Pasang Banner

Pasang Banner
Pasang Banner

Jumat, 24 Mei 2013

Komponen Pembentuk Manajemen Strategik

Oke, buat Jhonthit Mania di sini coba kita ulas tentang Kompenen Pembentuk Menajemen Strategik dalam perusahaan. Bagi anda-anda yang kuliah manajemen pasti sudah mengenalnya. Secara umum yang tergolong komponen manjemen strategik antara lain adalah:


a. Visi Perusahaan ( Company Vision )
    Visi adalah suatu keinginan perusahaan terhadap keadaan di masa yang akan datang, yang diinginkan, yang di cita-citakan oleh semua personel perusahaan tersebut dari jenjang paling atas (top manajemen) sampai ke jenjang paling bawah (bahkan sampai pesuruh sekalipun ).

    Visi harus di susun secara strategik, yaitu mudah di artikulasi, mudah di pahami, mudah di terima oleh semua pihak di dalam organisasi. Kenapa harus Strategik?? karena jika mudah di terima dan di pahami akan menjadi magnet yang mengikat mereka  pada organisasi. Visi strategik mampu merefleksikan aspirasi manajemen dan memberikan gambaran yang jelas mengenai masa depan perusahaan, dan menjawab "where we are going ". Visi dapat di susun dengan menggunakan pertanyaan seperti di bawah ini:

  • Bisnis apa yang kita jalankan saat ini?
  • Bisnis apa yang akan kita jalankan?
  • Apa yang di inginkan pelanggan kita?
  • Harapan apa yang di inginkan stake holders?
  • Siapa yang menjadi pesaing kita di masa yang akan datang?
  • Siapa partner kita (supplier/distributor)
  • Bagaimana teknologi berpengaruh terhadap industri kita?
b. Misi Perusahaan ( Company Mission )
    Misi adalah ungkapan maksud dan tujuan yang unik atau mampu membedakan perusahaan yang satu dengan yang lainnya. Singkatnya, misi menggambarkan produk perusahaan, pasar, ruang lingkup lainnya yang mencerminkan prioritas pengambilan keputusan strategis. Misi mencerminkan keunikan dan keunggulan dari perusahaan. Hal-hal yang perlu ada dalam misi:

  • Pelanggan
  • Produk
  • Pasar
  • Teknologi yang digunakan
  • Komitimen terhadap pertubuhan, keuntungan dan stabilitas
  • Konsep perusahaan 
  • Komitmen terhadapstake holders

c. Lingkungan Eksternal (External Environment)
    Merupakan gambaran dari keadaan yang mempengaruhi pilihan strategis perusahaan. Lingkunagan eksternal ni meliputi Ekonomi Makro, kultural, politik, yuridis legal, sikap serta penerimaan masyarakat, nilai yang dianut suatu suku atau bangsa, pendidikan dan pemerintahan.

d. Profil Perusahaan ( Company Profil )
    Merupakan gambaran tentang kuantitas dan mutu dari keuangan perusahaan, sumber daya manusia, dan sumber daya fisik yang dimiliki perusahaan atau dengan kata lain profil perusahaan berusaha menjelaskan kemampuan dan kelemahan internal perusahaan yang sesungguhnya. Melalui profil perusahaan ini upaya untuk menilai secara cermat kekuatan serta kelemahan yang dimiliki oleh manajemen perusahaan dan struktur  organisasi di lakukan.

e. Analisis dan Pilihan Strategis (Strategyc Analysis and Choice)
Yaitu upaya untuk mengidentifikasi peluang yang di anggap menarik guna menentukan satu atau beberapa pilihan yang paling optimal. Proses ini mampu menggabungkan serangkaian pilihan yang paling optimal. Proses ini mampu menggabungkan serangkaian pilihan yang bersifat taktis jangka pendek dengan tujuan jangka panjang perusahaan.

f. Tujuan Jangka Panjang ( Long Term Objectives)
Merupakan keadaan yang ingin di capai  dalam suatu rentang waktu relatif lama yang di tentukan oleh perusahaan tersebut di antaranya meliputi kemampuan laba, tingkat pengembalian investasi, posisi dalam pasar, kepeloporan dalam bidang teknologi, produktivitas, tanggung jawab sosial, dan pengembangan serta optimalisasi kemampuan sumber daya manusia.

g. Strategi Utama (Grand Strategy)
Strategi utama adalah rencana umum yang menyeluruh dari serangkaian tindakan utama yang dilakukan perusahaan untuk mencapai tujuan jangka panjangnya. Pendekatan dasar strategi ini adalah:

  1. Konsentrasi ( Concentration ) yaitu berusaha mengarahkan sumber daya dan sumber dana perusahaan  untuk mengembangkan suatu produk dari perusahaan tersebut.
  2. Pengembangan Pasar ( Market Development ) yaitu melakukan pengembangan pasar dengan menambah jangkauan pemasaran untuk barang yang telah di produksi
  3. Pengembangan Produk.
  4. Inovasi.
  5. Integrasi Horisontal. Terjadi manakala perusahaan menambah unit usaha strategis yang di punyai yang menghasilkan barang sama dengan yyang sebelumnya ada.
  6. Integrasi Vertikal. Yaitu apabila perusahaan melakukan perluasan usaha di bidang yang menjadi garapan pemasok  atau bahkan konsumennya.
  7. Usaha Patungan ( Joint Venture )
  8. Diversifikasi Konsentratis 
  9. Diversifikasi Konglomerasi
  10. Likuidasi
Sebenarnya msaih ada : Tujuan Tahunan, Strategi Fungsional, Kebijakan, Institusioanal Strategi, Pengendalian dan Penilaian. Namun dari beberapa point tersebut terlalu lebar untuk di jelaskan disini mungkin di lain waktu Jhonthit bisa jelaskan.

Sekian Jhonthit Mania ulasan tentang komponen pembentuk manajemen strategik.
Salam Lovers...


Artikel Terkait

Comments
0 Comments

0 komentar :

Posting Komentar