Pasang Banner

Pasang Banner
Pasang Banner

Jumat, 27 Februari 2015

Tindihan Saat Tidur Pernahkah Mengalaminya?

Pernahkah mengalami tindihan saat tidur? Fenomena ketindihan saat tidur seperti ini sering terjadi terutama oleh kebanyakan masyarakat, tak terkecuali admin sendiri juga pernah mengalaminya. Tidak seperti biasanya admin mengalami tindihan walaupun dulu waktu kecil sering mengalaminya namun sudah lama tidak mengalami yang namanya tindihan baru tadi malam.

Waktu begitu cepat larut malam, setelah lama bermain dengan sang anak akhirnya capek ketiduran. Namun tidak seperti biasa, waktu tidur malam itu di hiasi mimpi yang kurang mengenakkan yaitu mimpi adanya sesosok kunti yang menyeramkan, di saat bayang-bayang tersebut muncul terasa banget seperti dekapan erat sehingga tubuh ini tidak bisa bergerak. Mau berteriak saja susah banget. Hingga akhirnya dengan sekuat tenaga berusaha melepaskan dari fenomena tindihan tersebut. Lalu admin tersadar bahwa barusan terjadi tindihan, setelah itu bangun dan mengambil air putih dan meminumnya.

Fenomena tindihan ketika tidur ini banyak yang mengatakan  oleh adanya gangguan jin, namun ada juga yang mengatakan karena kelelahan atau sebab lain seperti adanya gangguan psycologi dalam hal medis. Dan kita pun juga tidak bisa menduga apa yang sebenarnya terjadi.

Seperti pengalaman admin ketika masih seumuran SD, dulu sering juga mengalami yang namanya tindihan seperti itu, karena admin seorang muslim dan hafal akan ayat kursi. Maka ketika mengalami tindihan saat tidur, waktu itu admin sadar walaupun tangan kaki tidak bisa di gerakkan namun dalam hati dan pikiran admin meluangkan untuk membaca di dalam hati ayat kursi tersebut serta beberapa surat lainnya seperti Al-Ikhlas, Al Falag, An-Naas. Tidak selang berapa lama fenomena tindihan seperti itu pun sirna dan admin tersadar sehingga bisa bangun dan badan bisa di gerakkan lagi. Sejak itu admin yakin bahwa fenomena tindihan tersebut di karenakan adanya gangguan jin.

Namun menurut medis terjadinya ketindihan atau di sebut juga Sleep Paralysis atau kelumpuhan tidur sebenarnya wajar dan bisa terjadi oleh semua orang  dan tidaklah berbahaya. Nah dari pandangan medis ini ketika tidur terjadi dua hal yang berbeda, tidur aktif (Rapid Eye Movement) dan tidur non REM. Gerakan Non REM  ini seperti ketika waktu ngelindur di saat tidur sehingga memungkinkan berbicara, berjalan selagi tidur. Sedangkan REM merupakan fase tidur ysng dalam  dan biasa terjadi mimpi. Gejala Sleep Paralysis terjadi ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM namun tubuh belum siap, terjadinya sleep paralysis ini biasanya hanya sekitar 2-3 menit setelah itu tubuh akan kembali normal.

Kalau dari segi Syariat Agama Islam, seperti di kutip dari hadis berikut;
Diriwayat oleh Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu,

الرؤيا ثلاث حديث النفس وتخويف الشيطان وبشرى من الله

“Mimpi itu ada tiga macam: [1]bisikan hati, [2]ditakuti-takuti setan, dan [3]kabar gembira dari Allah.”[1]

Jadi mimpi ada tiga penyebabnya:

1.mimpi yang baik dari Allah

2.mimpi yang buruk dari syaithan

3.mimpi “bunga tidur” yaitu mimpi karena terbawa pikiran atau terkejut dengan suatu peristiwa atau ada sesutau yang terus menerus sedang dipikirkan

Itu lah tadi sekilas mengenai fenomena tindihan atau sleep paralysis, bisa anda simpulkan sendiri.
Google Ping
Artikel Terkait

Comments
0 Comments

0 komentar :

Posting Komentar