Pasang Banner

Pasang Banner
Pasang Banner

Jumat, 15 Mei 2015

Foto Si Embah Jualan Kacang Tuai Simpati Di Group Media Sosial

Dari postingan facebook pemilik akun Ihwanul Hakim di group nfo cegatan jogja simbah penjual kacang ini menuai banyak simpati dari beberapa komentar seperti;

"Perbanyak bersyukur dengan sedekah, karena sebagian hartamu milik mereka. Monggo poro sedulur dilarisi. Simbah ini biasa berada di pintu masuk selatan stasiun tugu. Info ini repost dari tweet jogja_uncover," tulis akun Facebook Ihwanul Hakim.

Postingan Ihwanul Hakim tersebut segera mengundang komentar para anggota grup info cegatan Jogja. Bahkan gambar itu langsung disukai oleh 1.518 orang.

"Semoga diberikan kemudahan dan kelancaran dalam bertahan hidup buat nenek ini... Amin ya Allah," tulis akun Santoso Wahyu.

"Semoga si nenek selalu sehat dan sukses, Aamin" tulis Heru Prasetyo

"Mugo2 simbahe diparingi sehat panjang umure jembar rejekine," tulis dx Tml Juventini.
 "Subhanallah buat mbah2 diseluruh jogja.yang hari tuanya masih punya niatan bekerja...salut...semoga allah swt memberikan surga untukmu ya mbah buat kesabaranmu selama ini...bismillah amin" tulis Okvin Kurn 

"smoga dberi ksehatan n bnyak rezeki mbahh"tulis Teddy Smokers 

Cara Menghemat Bahan Bakar Motor

Belakangan ini memang harga bahan bakar sering naik tidak menentu, namun dengan mengeluh saja mungkin tidaklah cukup untuk mengatasi persoalan tersebut. Alangkah baiknya kita menyikapinya dengan bijak, toh itu semua demi kebaikan kita bersama. Kebetulan ane kemarin habis service motor tidak sengaja menemukan sebuah majalah otomotif yang salah satu artikelnya mengenai cara menghemat bahan bakar motor atau BBM

Okey, langsung saja to the point. Gimana caranya menghemat bahan bakar sepeda motor;

1. Melakukan perawatan atau service secara berkala atau sesuai dengan jadwal atau waktunya. Sangat penting untuk merawat bagian-bagian seperti filter udara, karburator. Dan ternyata penyetelan campuran udara dan bensin yang homogen dapat menghemat bahan bakar.

2. Periksa tekanan angin pada Ban. Ban yang kempes akan menghambat laju kendaraan dan membuat boros bahan bakar. Maka apabila tekanan ban berkurang, perlu di tambahi jangan sampai kempes.

3. Kemudikan motor sewajarnya saja, tidak perlu di blayer atau di mainkan gasnya. Dengan begitu 15% anda telah menghemat bahan bakar di tangki motor anda.

4. Gunakan rem mekanik atau handle rem, jangan mengurangi kecepatan menggunakan putaran mesin misalnya mengurangi gigi pada saat jalan turunan.

5. Cari alternatif penghemat bbm lainnya misalnya dengan cara di pikul hahaha.....



Itu tadi beberapa cara untuk menghemat bahan bakar kendaraan bermotor anda, semoga bermanfaat
Dikirim Oleh

Jumat, 08 Mei 2015

Bahagia dalam Kesulitan

Bahagia dalam Kesulitan
Oleh: Muslimin
Edisi Jumat, 24 April 2015
Kebahagiaan merupakan milik semua orang yang menginginkannya. Namun, kita perlu merawat dan memeliharanya, kemudian mengoptimalkan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual- agar kita selalu meraih kehidupan yang lebih baik dan menyenangkan. 
Para pakar kebahagiaan telah mengungkapkan apa pun defenisi kebahagiaan itu, yang jelas dan pasti, semua orang dapat hidup dalam bingkai kebahagiaan dan kesejahteraan. Akan tetapi, terkadang kita malah mengharapkan kebahagiaan yang berjarak, berada di luar diri kita.
Salah satu anugerah terbesar dalam kehidupan ini adalah mempunyai jiwa yang selalu berbahagia. Karena dalam bingkai kebahagiaan, perjalanan hidup seseorang menjadi lebih produktif dan kreatif.
Para peneliti kebahagiaan mengatakan kebahagiaan adalah seni yang perlu dipelajari. Jika mempelajarinya, kita akan mendapatkan berkah dalam hidup ini.
Sebenarnya, prinsip dasar meraih kebahagiaan adalah dengan memiliki kemampuan dalam menahan kepedihan dan beradaptasi dalam situasi apa pun.
Oleh karena itu, kita tidak perlu larut dalam kesedihan dan tertekan dengan hal-hal sepele. Sebab, bila dilandasi dengan kejernihan hati, seseorang akan bersinar merona sekalipun di tempat yang paling gelap.
Ketika kita melatih diri untuk bersikap sabar dan berbesar hati, kesulitan dan malapetaka apa pun akan dengan mudah kita atasi.
Tatkala Allah menurunkan penderitaan kepada umat manusia, janganlah ditafsirkan Allah sudah tidak lagi sayang dan peduli kepada hambanya. Sebagaimana dalam surah al-Baqarah dikatakan, “Allah tidak membebani seseorang, melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS al-Baqarah [Sapi Betina] [2]: 286).
Bahkan, Allah memberikan jalan keluar sehingga kita bisa mengatasi setiap kesulitan dan penderitaan hidup. Pepatah juga mengatakan, "If God close the door, He will open the windows." (Jika satu jalan tertutup, masih ada jalan yang lain).
Sayangnya, kebanyakan kita kurang terlatih dan peka menangkap pelajaran dari Allah. Pelajaran dari Allah sepertinya tersembunyi nun jauh di sana. Padahal, kalau kita berusaha sedikit bersusah payah memahami eksistensi Allah, tentu kita akan merasa dekat dengan Allah. 
Sebagaimana yang dikemukakan Allah, “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam Kebenaran.” (QS al-Baqarah [Sapi Betina] [2]:186).
Jadi, kita tidak perlu berkecil hati! Ada banyak pintu yang dapat kita masuki untuk merasakan kehadiran Allah. Di antaranya, membantu orang-orang yang kekurangan, ketuklah pintu rumah Allah pada sepertiga malam saat yang sangat mustajab untuk mengadu atas semua penderitaan yang kita alami. 
Berkaitan dengan hal ini, orang bijak pernah mengemukakan; “Serahkanlah sepenuhnya apa pun yang menjadi milikmu secara keseluruhan, tenaga, pikiran, perasaan, emosi, jiwa, raga, kekuatan, dan kelemahanmu kepada Allah.”
Sebab, dalam hadis disebutkan, “Tiadalah sesuatu yang menimpa seorang mukmin, hingga duri yang menusuk, melainkan Allah menuliskan dengannya satu kebaikan atau dihapuskan darinya satu kesalahan (dosa).” (HR Mut-tafaqun Alaih)
Allah yang Maha, sangat memahami perilaku kita sebagai bagian dari Bani Adam. Sebagian besar di antara kita memiliki prilaku sangat malas hijrah dari cangkang comfort zone (kawasan aman risiko).
Boleh jadi karena itulah, Allah mendidik kita dengan cobaan agar kita tersadar dari kemalasan, bangkit dari keterpurukan, dan tidak lagi menjadi bangsa yang kerdil seraya menunggu keberuntungan.
__._,_.___
Posted by: buletin_dakwah2015@yahoo.com

Jumat, 01 Mei 2015

Cara Hilangkan Dendam

Cara Hilangkan Dendam 
Oleh: Ahmad Syafiul Anam 
Edisi Jumat, 17 April 2015

Menjadi sebuah hal yang wajar ketika seorang membalas keburukan dengan keburukan serupa sebagaimana seorang membalas kebaikan dengan kebaikan yang serupa, bahkan lebih baik lagi. Islam mengajarkan untuk senantiasa membalas kebaikan orang lain. Ketika seseorang memberi uang 10 ribu rupiah kepada kita, kemudian suatu saat kita memberikan kepadanya 20 ribu rupiah, maka itu merupakan perbuatan yang mulia.

Membalas kebaikan dengan kebaikan memang sangat dianjurkan dalam agama. Begitu juga membalas keburukan yang kita terima dengan kebaikan. Hal ini menempati derajat yang sangat mulia. Misalkan, kita bersilaturahim kepada orang yang memutus silaturahim dengan kita, mengucapkan kata-kata lembut dan manis kepada orang yang selalu menyakiti kita dengan ucapannya yang kotor, atau kita memberikan sedekah kepada orang yang senantiasa bakhil kepada kita.
 
Termasuk hal yang sangat mulia adalah menghilangkan dendam dalam diri kita. Dendam adalah sebuah sikap marah dan tidak suka kepada orang lain. Dendam yang kita simpan dan sewaktu-waktu bergejolak akan mengakibatkan kita kehilangan kontrol dan mudah melakukan berbagai macam kekerasan.

Api dendam sungguh sangat menghancurkan kehidupan seseorang, keluarga, bahkan masyarakat. Dendam juga akan menghilangkan akal sehat seseorang sehingga akan menerjang segala rambu larangan. Seorang anak kadang dengan kejamnya memutilasi orang tuanya karena dendam, ibu tega membunuh anaknya karena dendam berebut harta warisan, teman rela melakukan konspirasi membunuh orang terdekatnya juga karena dendam. Begitu bahayanya dendam sehingga Alquran memasukkan di antara golongan yang bertakwa adalah yang mampu menahan amarahnya.

 “Dan bersegeralah kalian menuju surga yang seluas langit dan bumi, ia disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) Mereka orang-orang yang menginfakkan dalam keadaan senang maupun susah, orang-orang yang mampu menahan amarahnya dan orang-orang yang memaafkan manusia. Allah mencintai orang-orang yang baik.” (QS Ali Imran: 133-134).

Rasulullah Muhammad SAW juga bersabda, “Orang yang kuat bukanlah orang yang menang bergulat, tetapi orang yang kuat adalah orang yang bisa menjaga dirinya dari marah.” Beginilah seharusnya kita menampilkan akhlak seorang Muslim yang senantiasa lembut dan jauh dari aroma dendam dan provokatif. Hendaknya kita menghindarkan diri dari segala perbuatan teror maupun radikal karena justru semakin kita kasar kepada manusia maka mereka akan lari menjauhi kita. Dakwah yang kita usung akan mereka tolak jika kita menyampaikan dengan cara yang kurang santun dan kasar.

Rasulullah SAW ketika penaklukkan Kota Makkah telah memberikan contoh bagaimana berharganya nilai sebuah kesantunan. Saat orang-orang Makkah sudah pasrah dan menyerah menunggu apa yang akan dilakukan Rasulullah SAW, Nabi pun memberikan maaf kepada mereka. Padahal, dulu saat beliau bersama sahabatnya berada di Makkah selalu diganggu, ditindas, dan dihalangi melakukan berdakwah.

Dengan sifat lembutnya tersebut, Rasulullah berhasil memperkenalkan potret Islam yang lembut sehingga hal inilah yang menjadikan banyak orang tertarik kepada Islam. Setelah itu, banyak orang-orang  dari suku  yang belum masuk Islam berbondong-bondong masuk Islam setelah melihat kekuatan dan kelembutan Islam.

Sifat dendam tidak akan menyelesaikan masalah. Hanya dengan sifat lembut segala sesuatu menjadi indah dan mudah. Wallahu a'lam.
__._,_.___
Posted by: buletin_dakwah2015@yahoo.com