Pasang Banner

Pasang Banner
Pasang Banner

Rabu, 22 Mei 2013

Tipe -Tipe Bahaya

Keselamatan dan kesehatan kerja akan tercapai, suatu kecelakaan, atau nearmiss( hampir celaka ) tidak akan terjadi apabila tidak ada bahaya pada suatu kegiatan (aktivitas ) maupun dalam suatu tempat kerja. Pengendalian/kontrol terhadap bahaya hanya dapat di lakukan setelah kita melakukan identifikasi terhadap bahaya tersebut, namun demikian identifikasi sulit di lakukan apabila kita tidak mengetahui tipe-tipe bahaya di tempat kerja. Adapun berikut ini tipe-tipe bahaya:


  1. Bahaya Kimia. Bahaya kimia biasanya dapat menyebabkan kecelakaan pada manusia melalui pernafasan atau kontak dengan kulit. Bahaya-bahaya tersebut antara lain; Debu, Asap(smoke), Gas, Uap, Fume, Kabut (mist/aerosols), Bedak / tepung (vapors), Fiber dll.
  2. Bahaya Fisik. Suara bising yaitu suara yang tidak diinginkan atau diatas ambang batas, Getaran yaitu suatu getaran bolak-balik (oscillating ), seluruh body, dan getaran sebagian; Pencahayaan yaitu intensitas , terlalu terang atau silau. Radiasi yaitu radiasi ion dan radiasi non ion ( electric dan magnetic fields); Temperatur yaitu temperatur yang terlalu tinggi atau terlalu rendah; Tekanan yaitu tekanan yang terlalu rendah atau tinggi.
  3. Bahaya Biologi. Bahaya yang timbul oleh suatu makhluk hidup baik yang nampak maupun yang tidak nampak oleh mata dan bahaya tersebut dapat di bedakanmenjadi Mikro biologi : Bakteri, Virus, Jamur(fungi), Tengu(mites), dan Makro biologi: Serangga, Parasit, Tumbuhan, dan Binatang.
  4. Bahaya Ergonomi. Bahaya yang terjadi oleh karena interaksi antara seseorang/pekerja dengan lingkungan tempat kerjanya. Peralatan dan tempat kerja yang tidak dirancang dengan baik (disesuaikan dengan manusia) termasuk bahaya ergonomi, Selanjutnya bahaya  ergonomi dapat di bedakan menjadi: Stress fisik (Physical Stress); ruang sempit dan terbatas, menarik, mendorong, canggung/aneh (awkward) or static postures, pekerjaan terlalu keras (overexertion), repetitive motion, fatigue, exessive force and direct pressure. Stres kejiwaan /mental (Psychological Stresses); bosan (monotony), terlalu berat (Overload), perceptual confusion.
  5. Bahaya mekanis. Permesinaan atau peralatan yaitu bahaya yang ada pada titik operasi seperti pemotongan, pemboran; bahaya pada titik jepit (nip point) seperti putaran pulley, roller bahaya pada gerakan mesin yang maju mundur atau naik turun, dan bahaya pada tempat pemindahan dan pada bagian yang berputar atau bergerak lainnya dari suatu peralatan atau permesinan.
  6. Bahaya Lingkungan Sekitar. Kemiringan, permukaan tidak rata atau licin, cuaca tidak ramah (teperatur, kelembapan, berkabut dll), berlumpur/berair, kegelapan.
  7. Bahaya Psikososial. Yaitu berupa: Intimidasi, Trauma, Gangguan mental, Pola Gilir Kerja, pola promosi, Pengorganisasian kerja yang menimbulkan ketidaknyamanan dalam bekerja.
  8. Bahaya Tingkah Laku. Ketidakpatuhan,  Kurang Keahlian, Tugas Baru atau tugas yang tidak rutin, Overconfident, Sok Jago atu sok pintar, Tidak peduli atau masa bodoh.
  9. Bahaya Kelistrikan. Pemasangan kawat / Kabel, Penyambungan tahanan pembumian (grounding system) dan pembatasan, Distribusi Panel Listrik, Saluran atu tombol, Peralatan Listrik.
Okey sekian posting kali ini mengenai tipe-tipe bahaya.


Artikel Terkait

Comments
0 Comments

0 komentar :

Posting Komentar